Rabu, 25 Oktober 2017

Analisis Resiko



Definisi : sebuah proses untuk mengenali suatu ancaman dan kerentanan, kemudian menganalisanya untuk memastikan hasil pembongkaran, dan menyoroti bagaimana dampak-dampak yang ditimbulkan dapat dihilangkan atau dikurangi.

      Untuk melaksanakan Analisis Resiko hal pertama yang dilakukan adalah mengenali kemungkinan ancaman yang akan dihadapi lalu kemudian memperkirakan kemungkinan bahwa ancaman tersebut akan terjadi.


Kapan Analisis Resiko digunakan?'

Analisis Resiko sangat berguna untuk berbagai situasi:
  • Pada saat merencanakan proyek, untuk membantu antisipasi dan menetralkan kemungkinan masalah yang muncul.
  • Pada saat menentukan apakah akan bergerak maju dengna proyek atau tidak.
  • Pada saat meningkatkan keselamatan dan mengelola potensi resiko yang ada di tempat kerja.
  • Pada saat menyiapkan kejadian seperti kegagalan teknologi, pencurian, atau bencana alam.
  • Pada saat merencanakan perubahan dalam lingkungan, seperti hadirnya competitor baru kedalam pasar, atau perubahan kebijakan pemerintah.

Cara melakukan Analisis Resiko

      Untuk melaksanakan analisis resiko, ikuti langkah-langkah berikut:

    1. Identifikasi Ancaman

     Langkah pertama dalam Analisis Resiko adalah mengidentifikasi kemungkinan ancaman yang ada. Ini bias berasal dari berbagai sumber. Sebagai contoh, berikut adalah kemungkinan ancaman yang ada:


  • Manusia – sakit, kematian, cedera, atau kehilangan individu kunci.
  • Operasional – gangguan pada persediaan dan operasi, kehilangan akses terhadap aset penting, atau kegagalan dalam distribusi
  • Reputasional – kehilangan kepercayaan pelanggan atau karywan, atau rusaknya reputasi pasar
  • Procedural – kegagalan dalam akuntabilitas, system internal, pengendalian, atau penipuan.
  • Proyek – anggaran yang berlebih, terlalu lama mengerjakan tugas pokok, mengalami masalah kualitas produk atau jasa
  •  Finansial – kegagalan bisnis, fluktuasi pasar saham, perubahan suku bunga
  • Teknis – kemajuan dalam teknologi, kegagalan teknis
  • Alami – cuaca, bencana alam, penyakit
  • Politik – perubahan pajak, opini public, kebijakan pemerintah
  • Structural – bahan kimia berbahaya, atau setiap situasi dimana dapat merugikan staff, produk, dan teknologi.
   Dalam melaksanakan Analisis Resiko dengan teliti dapat menggunakan sejumlah pendekatan yang berbeda:

  • Lakukan dengan daftar seperti yang ada diatas untuk melihat apakah ada ancaman yang relevan.
  • Memikirkan tentang system, proses, atau struktur yang digunakan, dan menganalisa resiko pada bagian ini. Kerentanan apa yang bisa dilihat?
  • Tanyakan kepada orang lain yang mungkin memiliki perspektif berbeda. Jika anda sedang memimpin sebuah tim, mintalah masukan dari bawahan, dan konsultasi kepada orang lain yang ada di organisasi, atau ke mereka yang telah menjalankan proyek serupa.

     2. Memperkirakan Resiko

Setelah melakukan identifikasi terhadap ancaman yang akan muncul, kita perlu menghitung kemungkinan terjadinya ancaman tersebut dan kemungkinan dampaknya.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan membuat perkiraan terbaik dari kemungkinan peristiwa yang akan terjadi, dan kemudian mengalikannya dengan jumlah biaya untuk mengatur hal-hal yang benar jika hal itu terjadi. Hal ini akan memberikan nilai dari sebuh resiko:


Nilai Resiko = probabilitas kejadian x biaya kejadian
















0 komentar:

Posting Komentar